To dream the impossible dream To fight the unbeatable foe To bear with unbearable sorrow To run where the brave dare not go
To right the unrightable wrong To love pure and chaste from afar To try when your arms are too weary To reach the unreachable star
This is my quest To follow that star No matter how hopeless No matter how far
To fight for the right Without question or pause To be willing to march into Hell For a heavenly cause
And I know if I’ll only be true  To this glorious quest That my heart will lie peaceful and calm When I’m laid to my rest
And the world will be better for this That one man, scorned and covered with scars Still strove with his last ounce of courage To reach the unreachable star

To dream the impossible dream
To fight the unbeatable foe
To bear with unbearable sorrow
To run where the brave dare not go

To right the unrightable wrong
To love pure and chaste from afar
To try when your arms are too weary
To reach the unreachable star

This is my quest
To follow that star
No matter how hopeless
No matter how far

To fight for the right
Without question or pause
To be willing to march into Hell
For a heavenly cause

And I know if I’ll only be true
To this glorious quest
That my heart will lie peaceful and calm
When I’m laid to my rest

And the world will be better for this
That one man, scorned and covered with scars
Still strove with his last ounce of courage
To reach the unreachable star

Banyak orang yang mau di mengerti,
Banyak orang yang ingin didengar,
Banyak orang yang ingin dipahami..

Tapi, apakah banyak pula orang yang mau untuk memahami, mendengar, dan memahami orang disekitarnya?

kontemplasi
Terdengar nada kerinduan, namun tertutup nada menguatkan dan menegaskan..
dan juga tersirat makna dalam, bahwa saya harus konsisten dan bertanggung jawab dengan apa yang telah saya mulai..
Semoga bapak senantiasa disayang Allah :)

Bangunlah pikirannya, untuk membangun kualitas kerjanya…
Dan juga bangunlah hatinya, untuk membangun kualitas kejujurannya.

Banyak yang melakukan korupsi itu bukan karena jabatannya yg tinggi, tapi karena kualitas kejujurannya yang rendah..
Jabatan itu tidak linier dengan tindakan korupsi, karena saat kita menjadi bawahan pun, kita bisa saja korupsi, korupsi waktu misalnya..

Pesan Pak Dosen jika ingin membentuk SDM yang unggul :)
Bersabar dan berevaluasi diri,
bisa jadi karna kedangkalan berpikir dan sempitnya ikhlas yang menjadi pemicu munculnya rasa bimbang dan kecewa…
Djirjize abdul hakim fatkhurrohman, Hanif Arifiansyah fatkhurrohman, Ganatra surya abdi fatchurrohman, ayo kita jalan-jalan ke kebun binatang Ragunan…udah lama banget ngga ke kebun binatang, saya pengin liat beruang T.T
*stangesyndrome*

Filosofi Mister Gie

Mata kuliah biokontrol berjalan seperti biasa. Dengan pembahasan teori-teori yang sepertinya memang hanya “organisme biologi” yang mudheng dan paham *ngekngok*

tapi ada satu yang membuat mata kuliah ini menjadi sedikit berbeda hari ini..

Sebelum kuliah hari ini ditutup, Mister Gie berkata bahwa tadi malam, ia baru saja berbincang ngalor ngidul dengan kerabatnya, dan hasil perbincangan mereka, berujung pada sebuah nilai filosofis akan kehidupan..

Beliau berkata bahwa ada tiga hal yang harus dipunya dalam hidup ini, yang pertama adalah bebekal, yang kedua cecikal, dan yang terakhir adalah tetinggal..


Kalo ada yg berpendapat bahwa ini adalah bahasa jawa, memang sepertinya iya :p

Bebekal,atau arti gamblangnya adalah bekal.

saya yakin, untuk menjalani sesuatu, pastilah dibutuhkan bekal, sekalipun itu hanya niat dalam hati untuk menjalani suatu aktivitas..dan bekal memang penting, untuk menjaga “keistiqomahan” kita dalam berjalan dan bergerak di bumi Allah ini..

Cecikal, atau tunas.

yah yah yah, saya mengartikannya sebagai permulaan yang baik dan bermanfaat, dan harapannya, kita memang bisa bermanfaat dalam segala aspek kehidupan. saat itu, mister Gie menganalogikannya dengan buah kelapa, yang katanya bermanfaat tidak hanya daging dan airnya, namun juga semuanya..dari lidi, batok  kelapa, hingga sabut kelapanya. Jika sebuah awalan saja sudah baik, insya Allah, akhirnya pun akan baik, bukan?

dan yang terakhir adalah tetinggal atau hal apa yg akan kita tinggalkan untuk generasi dibawah kita saat kita “pergi” nanti..

Ibu saya pernah berkata bahwa jika warisan yang ditinggalkan hanyalah harta, maka harta suatu saat akan habis tak bersisa, namun jika yang ditinggalkan dan diwariskan adalah ilmu yang bermanfaat dan akhlak yg baik, itulah yg akan bisa dipakai di seluruh belahan negeri manapun, dan tidak akan habis. Karena berilmu dan berakhlak merupakan mata uang yang akan terpakai dan berlaku di seluruh negeri :)

dan yang terakhir, Mister Gie berkata,

Seperti halnya orang menyelam…jika kamu ingin ambil permata di dasar laut, hanya dengan tenggelam ke dasarlah, kamu bisa mengambil permata itu..

atau klisenya, jika memang kamu punya cita-cita, jangan hanya dengan berteori kamu berharap bisa menjadi orang hebat, namun juga dengan mempraktekkannya :)

Baiklah. Saya rasa quote tadi menjadi ending yang berkesan untuk mata kuliah siang hari tadi. Karena penting bagi saya untuk menyerap ilmu tidak hanya menelan dengan mentah-mentah “ilmu itu apa”, namun juga perlu kita menghayati dan merenungi “untuk apa dan untuk siapa ilmu itu..”

Top movie

  • Bocil : mba maje mba maje, aku punya film bagus lho mba
  • saya : oh ya dek? apa apa? *penasaran&girang*
  • Bocil : Siksa kubuuur mbaaa *melengos pergi* (diikuti dengan suara ngekek bocil bocil yang lain dibelakangnya )
  • saya : -________-"
  • yah, itu film emang bagus. Nyari hiburan sekaligus ajang pengingat buat tobat *hasyah*
Padahal seneng banget dapet ikan, walaupun cuma segede kelingking dan walaupun itu gratisan dari praktikum #hhuks
Nama jenis ikannya Black molly, dan ikan yang dua biji *eh* itu saya beri nama “shine” dan “ergy”..
Berharap bisa memelihara dan melihat mereka tumbuh, namun rupanya ekspektasi saya terlalu besar untuk seukuran ikan segede kelingking yang “cuma” saya taroh di potongan aqua 700ml 
Karna sekarang mereka sudah tidak diketahui dimana rimbanya T.T
Maafin saya yah ngga bisa menjaga kalian,
Kalo kalian udah dimakan kucing, semoga kalian bisa memberi gizi bagi yang melahap kalian..
Tapi kalo kalian hilang, dan mati dalam ketidaktahuan saya, maafin saya yah..
Semoga saya tidak mengulangi keteledoran saya lagi untuk meninggalkan ikan yang tidak berdosa T.T
dan semoga kalian tenang disana *kalo emang beneran mati* T.T


p.s : harapan untuk mereka ditemukan hidup sepertinya masih ada, walaupun tipis hanya 0,005 %
T.T

Padahal seneng banget dapet ikan, walaupun cuma segede kelingking dan walaupun itu gratisan dari praktikum #hhuks

Nama jenis ikannya Black molly, dan ikan yang dua biji *eh* itu saya beri nama “shine” dan “ergy”..

Berharap bisa memelihara dan melihat mereka tumbuh, namun rupanya ekspektasi saya terlalu besar untuk seukuran ikan segede kelingking yang “cuma” saya taroh di potongan aqua 700ml

Karna sekarang mereka sudah tidak diketahui dimana rimbanya T.T

Maafin saya yah ngga bisa menjaga kalian,

Kalo kalian udah dimakan kucing, semoga kalian bisa memberi gizi bagi yang melahap kalian..

Tapi kalo kalian hilang, dan mati dalam ketidaktahuan saya, maafin saya yah..

Semoga saya tidak mengulangi keteledoran saya lagi untuk meninggalkan ikan yang tidak berdosa T.T

dan semoga kalian tenang disana *kalo emang beneran mati* T.T

p.s : harapan untuk mereka ditemukan hidup sepertinya masih ada, walaupun tipis hanya 0,005 %

T.T

Best plan for the best future…
tagline Raker hari ini, bacanya sambil senyum-senyum ^_^

Sesotoy-sotoynya manusia,

Sesombong-sombongnya manusia,

Sekaya-kayanya manusia,

Tetap harus tau dan sadar akan sebuah kematian yang siap menjemputnya

Dari dunia ke alam lain yang akan membuktikan sebuah keadilan..

 

Dan kali ini, saya di skakmat.

Saya justru tidak bisa menghadiri pemakaman pakde saya sendiri, karena ukuran jarak rupanya yang untuk saat ini, saya belum dapat mentolerir.

Solo-Samarinda.

Baru seminggu yang lalu rasanya kami berkumpul bersama, dalam sebuah suasana duka saat mengantar kepergian mbah putri. Dan rupanya itulah momen terakhir saya bertemu sosok yang senantiasa bersemangat dan hangat pada siapa saja, sebelum akhirnya pakde pun pergi untuk menyusul mbah putri.

Kaget.

Sangat kaget. Karena setau saya, tidak ada penyakit yang bernaung dalam raga sehatnya. Dan saya pun baru tau, sesaat sebelum beliau meninggal, beliau sedang bersih-bersih di rumah yang sedang beliau bangun.

Kaget dan sedih.

Yah mungkin saya memang bukan keponakan yang terhitung dekat dengan beliau. Bahkan terhitung jauh.Tapi momen yang pernah saya lewati dengan beliau adalah momen-momen bahagia  dan indah yang saya lewati.

Di usianya yang sudah masuk usia senja, saya melihat ada cinta yang begitu besar, yang masih menyala dalam dirinya. Cinta untuk istri dan keluarganya. Sama seperti bapak pada ibu. Tidak segan menunjukkan tanda cinta pada istri tercinta di depan umum sekalipun. Pernah sekali saya bertamasya dengan pakde bude dan bapak ibu. Kebetulan, saat itu “anak kecil” yang ikut hanya saya saja, karena adik saya sedang sekolah, dan itu saat awal masuk kuliah di UNS. Karena lokasi tamasya kami jalanannya menanjak, pakde menggandeng tangan budhe yang tampak kelelahan menaiki jalan yang kami lewati. Bergandengan tangan, dan merangkul budhe dengan bernyanyi dan bercanda sepanjang jalan.

Benar, kasih sayang di usia senja justru tampak amat merona di mata.

Ah, dimata saya, pakde adalah sosok yang dapat membuat orang disekitarnya nyaman jika bersamanya.

Pakde pun bercerita bagaimana kisah ia pergi merantau ke kalimantan, bagaimana ia memulai karier disana, dan masih banyak kisah kisah indah dan motivasi yang ia berikan pada saya, anak ingusan dengan wajah polos menipu yang baru saja berganti status dari siswa SMA menjadi mahasiswa.

Baru saja minggu lalu, beliau menginisiasi acara keluarga tahunan yang intinya, di acara keluarga yg setiap setaun sekali akan diadakan, kami bisa berkumpul bersama, walaupun tidak di rumah mbah, dan pakde mengusulkan untuk diadakan di rumah beliau terlebih dahulu, di Samarinda.

Qodarullah, Allah selalu punya keputusan dibalik setiap rencana yang manusia rancang. Dan rupanya, kami tidak perlu menunggu acara keluarga tersebut untuk berkumpul..

Selamat jalan, pakde..

Terima kasih atas nasehat dan wejangan yang pernah pakde sampaikan pada seorang Majedha Hayun.

Kami semua menyayangi pakde, seperti pakde menyayangi kami semua..

 

 

 

 

 

Unspoken..

Bukan. Saya bukan memforsir tenaga saya kok, tapi memang selalu ada semangat muncul disaat melihat mereka pun semangat mengerjakan “acara keluarga sinergis” :)

iya, saya menyebutnya acara keluarga, walaupun namanya proker, tapi kalo menyebutnya proker, terkesan kami semua hanya sebatas eksekutor saja, tidak ada kesan, tidak ada pembelajaran, dan hanya sebagai eksekutor.

Saya sangat percaya, Dia Yang Maha Kuasa tidak melihat sebuah kebaikan dari jabatan dan status amanah. Untuk sebuah kebaikan bersama, pahala sama besarnya, walaupun itu hanya niat saja, Allah sudah menghitung itu sebagai sebuah kebaikan, bukan? :)

Yah, intinya, saya bersemangat karna melihat mereka semangat.

Sampai-sampai saya lupa kalo kondisi raga manusia tetap ada ambang lelahnya. Hhe..

Melihat mereka yang datang ke kampus pagi pagi dengan muka mengantuk, mata merah dan perut lapar namun bersemangat, mereka yg rela berkeringat dan berjalan jauh menjajakkan barang dagangan di tengah banyak manusia saat Car Free Day,

dan mereka yang semangat berinovasi untuk acara keluarga Sinergis selanjutnya yang lebih optimal..

Sebuah suplemen semangat sederhana rupanya :)

jadi teringat akan pesan kawan2 seperjuangan dulu,

“tolong jaga mereka dengan baik ya je, didik mereka dan ajari mereka dgn hal yang baik..”

kalimat diatas sebenarnya ada tepatnya, namun banyak kurang tepatnya juga. hhehe, bukan. Bukan saya, atau dia yang bertugas menjaga mereka, tapi merekalah yang membuat kami bersemangat untuk belajar bersama mereka.

“Belajar menghargai pendapat orang lain

Belajar memahami karakter orang yang berbeda

Belajar untuk menahan amarah saat kesal,

dan belajar menjadi kakak yang baik bagi mereka”

Saling mengingatkan yah, kawan

Dan semoga semangat kita semua terjaga sampai akhir, kawan..

just write what you see, what you hear, and what you think and you will know how to enjoy your happy life :)






twitter.com/alifiyanti

view archive



Ask me anything